Title SITOTOKSISITAS EKSTRAK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus H.B.K) TERHADAP SEL KANKER LEUKEMIA L1210 DAN PROFIL KROMATOGRAMNYA
Edition
Call Number KF 1657
ISBN/ISSN
Author(s) ADANI, ELFRISA HANUN - Personal Name
Hendig Winarno - Personal Name
Ermin Katrin Harantung - Personal Name
Subject(s) Kimia Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) ELFRISA HANUN ADANI (2013210066)
(B) SITOTOKSISITAS EKSTRAK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus H.B.K) TERHADAP SEL KANKER LEUKEMIA L1210 DAN PROFIL KROMATOGRAMNYA.
(C) xi + 67 halaman; 4 tabel; 8 gambar; 12 lampiran
(D) Kata kunci : Daun Kenikir, Cosmos caudatus H.B.K, Sel Kanker Leukemia L1210, IC50, Sitotoksisitas
(E) Daun Kenikir (Cosmos caudatus H.B.K) merupakan salah satu tanaman yang secara empiris digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan dari bahan alam. Menurut penelitian, daun kenikir diketahui mempunyai khasiat sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak dari daun kenikir yang berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker leukemia L1210 dan untuk memperoleh profil kromatogramnya (kromatografi lapis tipis) serta kandungan senyawa metabolit sekunder dari ekstrak aktif daun kenikir. Daun kenikir kering (kadar air 2,17 %) dibuat ekstrak dengan metode maserasi bertingkat menggunakan 3 pelarut, dimulai dari n-heksan (non polar), etil asetat (semi polar), dan etanol (polar). Filtrat yang diperoleh selanjutnya dipekatkan hingga menjadi ekstrak yang kental. Masing-masing ekstrak diuji aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker leukemia L1210. Ekstrak dengan nilai IC50 terendah dipilih sebagai ektrak paling aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan, etil asetat, dan etanol memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel leukemia L1210, karena ketiganya memiliki nilai IC50 < 30 μg/mL. Namun, aktivitas sitotoksik paling kuat terdapat pada ekstrak etil asetat dengan nilai IC50 terendah yaitu 6,74 μg/mL. Ekstrak aktif etil asetat daun kenikir kemudian dianalisis profil kromatogramnya dan senyawa metabolit sekundernya menggunakan eluen yang telah dilakukan optimasi. Ekstrak aktif etil asetat daun kenikir mengandung senyawa flavonoid, saponin dan terpenoid.
(F) Daftar rujukan : 26 rujukan (1991-2014)
(G) Dr. Hendig Winarno, M.Sc ; Dra. Ermin Katrin Harantung
(H) 2017
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous